web stats
EventPolitik

Panwascam Wanaraja Gelar Pelatihan Saksi TPS Unsur Parpol

Panwascam Wanaraja Menggelar Pelatihan Bagi Saksi TPS dari Unsur Partai Poltik

RAKSAGARUTNEWS.COM – WANARAJA

Berdasarkan aturan yang tertuang dalam Undang-undang No 7 tahun 2017 yang menyatakan bahwa saksi dilatih oleh Panwaslu, Panwaslu Kecamatan Wanaraja menyelenggarakan pelatihan bagi saksi TPS dari unsur Partai Politik se-Kecamatan Wanaraja, di GOR Desa Sindangmekar, Kecamatan Wanaraja dari mulai hari minggu sampai selasa, 7 hingga 9 April 2019.

Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Wanaraja, Asep Burhanudin mengatakan dari sejumlah parpol yang terdaftar di KPU sebanyak 16 Parpol dikali sejumlah TPS yang ada di Kecamatan Wanaraja. Disampaikannya, di Wanaraja ada sebanyak 161 TPS, berarti terdapat sekitar 2.576 saksi TPS dari unsur parpol yang akan dilatih oleh Panwaslu Kecamatan Wanaraja.

“Untuk menyikapi amanah Undang-undang tersebut, kami melayangkan surat ke semua parpol yang ada di Kecamatan Wanaraja untuk menyerahkan data saksi TPS yang akan dilatih, dan mengundang pengurus parpol yang ada di kecamatan untuk rapat koordinasi perihal persiapan kegiatan pelatihan saksi TPS dari unsur parpol,” tuturnya.

Panwascam Wanaraja Gelar Pelatihan Saksi TPS Unsur Parpol
Ketua Panwascam Wanaraja, Asep Burhanudin Saat Menyampaikan Materi Pelatihan Bagi Saksi TPS dari Unsur Parpol

Lebih lanjut Asep menyampaikan bahwa materi yang akan diberikan yaitu, surat suara sah dan yang tidak sah, tugas dan larangan saksi peserta pemilu, tugas saksi dalam tahapan.

“Kami juga akan jelaskan masalah yang kemungkinan terjadi dan solusinya, “Selain dari pada materi yang dibekali pada saksi, akan ada pemutaran video serta pemberian buku saku terhadap saksi,” ucapnya.

Namun, Asep menyesalkan, karena tidak semua parpol menyerahkan data saksi yang akan dilatih, dari ke 16 parpol hanya 11 yang mengirimkan data untuk diikutsertakan dalam kegiatan pelatihan saksi TPS di Kecamatan Wanaraja,

Ketidak ikutsertaan semua parpol itu sangat disayangkan padahal, lanjut Asep burhanudin, kegiatan pelatihan ini sangat penting, karena beberapa prosedur dan ketentuan mesti dipahami para saksi dalam pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS disampaikan untuk membangun pemahaman yang sama sesuai norma dan regulasi yang ada.

“Pemahaman saksi parpol di TPS terkait mekanisme dan prosedur pemungutan dan penghitungan surat suara perlu disinkronkan dengan aturan dan regulasi di Pemilu 2019. Misalnya dalam menentukan surat suara yang sah dan tidak sah, tentang prosedur mensinkronkan data surat suara yang ada, yang digunakan, terkait pendampingan pemilih, siapa yang boleh didampingi, siapa tidak, siapa bisa mendampingi, dan siapa yang tidak,” jelasnya

Bukan hanya soal itu, imbuh Asep, tapi  banyak hal lain lagi yang mesti dipahami oleh saksi partai di TPS.

“Oleh karenanya kami sangat menyayangkan, partai tidak memanfaatkan pelatihan saksi yang dilakukan oleh Panwaslu dengan mendaftarkan saksinya untuk dilatih,” Tandas Asep. **SL**

Tag
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker