web stats
Pendidikan

Dinas Pendidikan Garut Adakan Sosialisasi Program PKP 2019

Disdik Garut Sosialisasikan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran di Kecamatan Wanaraja

RAKSAGARUTNEWS.COM – WANARAJA

Dalam rangka pelaksanaan program kegiatan 2019, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut selenggarakan Sosialisasi Peningkatan Kompetensi Pembelajaran tahun 2019 bagi tenaga pendidik lingkungan Kecamatan Wanaraja yang dilangsungkan di SDN 2 Wanamekar, Selasa (30/7/2019).

Dalam acara kegiatan sosialisasi yang dibuka langsung oleh Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Wanaraja, Anita Istiani, S.Pd, M.Pd tersebut, dihadiri para Kasi Dinas Pendidikan Garut, Pengawas TK SD Kecamatan Wanaraja, Kepala Sekolah jenjang TK SD, serta 1 orang perwakilan guru dari masing-masing sekolah.

Kepala Bidang Data dan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Hj. Lilis Muttiroh, M.M.Pd menyampaikan, kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan secara marathon di seluruh kecamatan mulai 22 Juli hingga 19 Agustus mendatang.

Mengenai tujuan diselenggarakannya kegiatan ini, Lilis menuturkan, supaya semua tahu (Tenaga Pendidik) program pemerintah kaitan dengan PKP (Peningkatan Kompetensi Pembelajaran). Adapun sasarannya, yaitu semua guru yang telah masuk ke dalam program SIM (Sistem Informasi Manajemen) PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan).

Lebih lanjut Lilis menjelaskan bahwa Program PKB sekarang berubah wujud menjadi PKP, namun hanya tujuannya yang berbeda.

“Kalau dulu tujuannya hanya guru yang hebat, namun terkadang siswa ditinggalkan untuk mengikuti program PKB, kalau sekarang PKP itu bertujuan menciptakan guru hebat siswanya juga hebat, dengan tujuan pelaksanaannya juga hanya bisa dilaksanakan hari sabtu dan minggu,” tuturnya.

Menurutnya, setelah dievaluasi oleh pemerintah pusat, ternyata dengan PKB itu kebanyakan hanya gurunya saja yang pintar, tapi ada kewajiban yang bisa dikatakan ditinggalkan.

“Sekarang sedang dalam proses sosialisasi mudah-mudahan di bulan Agustus-September mendatang program PKP bagi guru bisa terlaksana,” ucapnya.

Meski dalam kegiatan sosialisasi ini hanya diikuti oleh 1 orang perwakilan guru dari masing-masing sekolah, namun Lilis berharap guru tersebut harus bisa mentransfer ilmu kepada yang lain. Disampaikannya, jika semua guru dilibatkan dalam sosialisasi ini berarti sekolah dan kewajiban mengajar ditinggalkan lagi.

Ketika dimintai penjelasan mengenai output yang ingin dicapai dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, Kabid Data dan Ketenagaan menjelaskan bahwa hal tersebut untuk memotivasi supaya guru untuk mengikuti program PKP.

“Dengan PKP guru dituntut untuk meningkatkan kompetensi, karena dituntut guru itu sesuai dengan KCM, nilai 80 di tahun 2019,” terang Kabid. **Desmond**

Tag
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker