web stats
Sosial, Seni dan Budaya

Wakil Garut Hadiri Peluncuran Buku Jilid 10 Dunia Tanpa Koma

Penulis dari Kalangan Pendidik Garut Hadiri Launching Buku Antologi Puisi di Solo

RAKSAGARUTNEWS.COM – GARUT

Komunitas Sastra Kidung Semilir atau yang terkenal dengan sebutan lain Komunitas SKS melakukan launching buku jilid 10 “Dunia Tanpa Koma”. Buku antologi puisi bersama tersebut diluncurkan di Karanganyar, Solo, 26-27 Juli 2019.

Dalam kegiatan peluncuran buku yang digagas Komunitas Sastra Kidung Semilir dibawah asuhan Sussy S Wiranatakusumah ini menghadirkan para penulis sastra di bidang karya puisi dari berbagai penjuru Indonesia, tak terkecuali dari Kabupaten Garut salahsatunya.

Empat orang perwakilan Garut yang mendapat surat tugas dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut tersebut adalah Lilis Yuniarningsih, S.Pd dari SMPN 2 Garut, Sartikah, S.Pd.SD dari SDN 3 Cipareuan, Kecamatan Cibiuk, Eti Fatimah, S.Pd.SD dari SDN 5 Leles, Kecamatan Leles dan Dadan Farid Ridwan dari SDN 1 Citangtu, Kecamatan Pangatikan.

Ketua Rombongan Garut, Lilis Yuniarningsih, S.Pd, mengaku merasa bangga dan berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut yang telah mendukung dan memberikan motivasi kepada para penulis sastra puisi dari Garut untuk berangkat ke Solo, Jawa Tengah dalam acara launching buku Antalogi Puisi Bersama.

“Terima kasih kepada rekan dan sahabat para penulis yang ikut ambil bagian dalam acara ini, semoga menjadi motivasi kedepan dalam berkarya,” tuturnya.

Lilis menyampaikan, kegiatan launching buku tersebut diselenggarakan di Taman Wisata Sapta Tirta, Pasar Djadoel Pablengan, Solo, Jawa Tengah.

Yang lebih spesial dalam event tersebut, menurut Lilis, ada beberapa guru yang diundang dan didaulat menjadi juri tamu dalam acara Lomba Baca Puisi baik tingkat SD, SMP dan SMA/SMK serta dari sekolah disabilitas.

“Selain launching buku, kami juga menjadi Juri dalam lomba baca puisi untuk berbagai tingkatan sekolah,” ujar Lilis.

Salah seorang peserta yang ikut ke Solo, Sartikah, S.Pd. SD mengungkapkan rasa terimakasihnya atas undangan dan kepercayaan kepada para penulis Garut untuk hadlir dalam acara itu.

“Secara pribadi merasa bangga ya, bisa diundang ke Solo untuk acara launching dan kegiatan lomba baca puisi, dan yang menjadi motivasi atau yang membuat hati kami semua para penulis menangis dalam acara itu adalah, para peserta baca puisi dari para disabilitas, mereka sangat berani dan mampu berbuat dengan apa yang mereka mampu, sehingga para juri dan penonton terharu melihatnya,” katanya.

Tak hanya peluncuran buku, dalam kesempatan tersebut, menurut Sartikah diadakan pula kegiatan bakti sosial di sekitar lokasi kegiatan.

“Para peserta SKS yang hadir memberikan sumbangan dan bantuan berupa sembako kepada warga yang tidak mampu di sekitar lokasi acara,” ucap Sartikah. **Desmond**

Tag
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker