web stats
Hukum

Operasi Patuh Lodaya Polres Garut Jaring 1.830 Pelanggar

Terbukti Melanggar, 1.830 Pengendara Ditilang Sepanjang Operasi Patuh Lodaya Polres Garut

RAKSAGARUTNEWS.COM – GARUT

Kesadaran sebagian masyarakat Garut akan tertibnya berlalulintas dinilai masih minim, faktanya dalam jangka waktu 5 hari Operasi Patuh Lodaya 2019 yang digelar oleh Polres Garut mulai dari 29 Agustus hingga 2 September 2019 sebanyak 1.830 kendaraan yang terkena tilang baik roda 2 dan roda 4.

Menurut Kapolres Garut, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Budi Satria Wiguna S.IK bahwa kasus pelanggaran pengendara yang kena tilang paling banyak adalah pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm dan untuk pelanggaran roda 4 yaitu tidak mengenakan safety belt (Sabuk Pengaman).

“Adapun pelanggaran-pelanggarannya beraneka ragam seperti tidak mengenakan helm, surat kendaraan tidak lengkap, tidak punya SIM, berkendara dibawah umur, tidak pakai safety belt dan lainnya dengan rincian pelanggaran sebagai berikut : Pertama pengendara roda 2 tidak pakai helm ini jenis pelanggaran paling banyak yaitu 858 perkara terus yang kedua yaitu berkendara yang melawan arus sebanyak 238 perkara, ketiga pelanggaran yang banyak yaitu berkendara dibawah umur 176 perkara,” tuturnya pada awak media saat Konferensi Pers di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Suci Kaler, Karangpawitan, Garut, Selasa (3/9/2019).

Operasi Patuh Lodaya Polres Garut Jaring 1.830 Pelanggar
Foto Istimewa : Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, S.Ik Menunjukkan Barang Bukti Sitaan Kendaraan

Disampaikan Kapolres, untuk roda 4 yang paling banyak ditemui pelanggaran yaitu tidak menggunakan Safety belt sebanyak 196 perkara dan kedua terbanyak pelanggaran yaitu menggunakan HP saat berkendara sebanyak 82 perkara.

Kapolres Garut lebih jauh menjelaskan barang bukti yang disita berupa SIM sebanyak 385 lembar, STNK 1278 lembar dan kendaraan barangbukti yang disita kendaraan roda 2 sebanyak145 unit, kendaraan roda 4 sebanyak 22 unit.

“Kami berharap kepada masyarakat di dalam berkendara taati peraturan-peraturan berlalu-lintas, pakai helm dan lengkapilah surat-surat kendaraan serta buatlah SIM. Itu semua demi keselamatan dan kenyamanan bagi pengendara,” pungkasnya. **Tadz**

Tag
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker