web stats
Event

Bahas Tata Kelola Hutan, BPBN Ajak Rembug Tokoh Sukahurip

BPBN, Perhutani, LMDH dan Tokoh Masyarakat Sukahurip Sepakat Kelola Sumber Daya Hutan Secara Bersama-sama

RAKSAGARUTNEWS.COM – GARUT

Bagian dari tahapan persiapan program penghijauan dan pelestarian hutan di kawasan Talagabodas, jajaran pengurus BPBN (Barisan Patriot Bela Negara) DPW 2 Garut mengadakan silaturahmi sekaligus musyawarah bersama pihak Perhutani dan LMDH (Lembaga Masayarakat Desa Hutan) serta sejumlah tokoh masyarakat Desa Sukahurip, Jum’at (29/11/2019).

Selain jajaran pengurus BPBN, hadir pula dalam kesempatan tersebut KRPH Resort Wanaraja, Entis Sutisna, Ketua LMDH, Ustadz Ubad, jajaran BPD Desa Sukahurip serta sesepuh sekaligus tokoh ulama Desa Sukahurip, H. Syukur.

Ketua BPBN DPW 2 Garut, Apen Supriady menerangkan, kegiatan ini merupakan tahapan penting untuk sesegera mungkin mewujudkan program organisasinya dalam hal pelestarian dan pengolahan sumber daya hutan.

“Kami berinisiatif untuk mengundang pihak Perhutani, LMDH serta tokoh masyarakat Sukahurip untuk melakukan musyawarah agar menghasilkan kesepakatan dalam upaya BPBN untuk bekerjasama dalam pelestarian dan pengelolaan hutan di kawasan Talagabodas secara bersama-sama,” ujarnya.

Setelah dicapai kesepakatan, harap Apen, nilai lebihnya yaitu hal ini dapat mengoptimalkan peran dan fungsi Perhutani dan LMDH sebagai stakeholder dalam sistem “Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat”.

“Dengan semangat jiwa berbagi, kita berupaya untuk menjalin sinergitas antara BPBN dengan para stakeholder untuk bekerja demi kepentingan bersama, sehingga keberlanjutan fungsi dan manfaat sumber daya hutan dapat diwujudkan secara optimal dan proporsional,” tuturnya.

Namun Apen menegaskan, program yang akan dijalankannya nanti, dilaksanakan dengan tidak mengubah status kawasan hutan, fungsi hutan, dan status tanah Perhutani maupun masyarakat.

“Fungsi hutan harus tetap terjaga, makanya kita berkewajiban menjaga dan melindungi sumber daya hutan untuk keberlanjutan fungsi dan manfaatnya,” tandas Apen.

Sementara itu, KRPH Resort Wanaraja, Entis Sutisna mengapresiasi ajakan BPBN untuk melakukan pelestarian dan pengelolaan sumber daya hutan secara bersama-sama dengan melibatkan pihak-pihak terkait.

Menurutnya, jika pengelolaannya dilakukan secara bersama-sama, diharapkan dapat meningkatkan tanggung jawab dan peran semua pihak terhadap keberlanjutan fungsi dan manfaat serta pengelolaan sumber daya hutan. Tak hanya itu, hal ini juga diharapkan dapat menyelaraskan kegiatan pengelolaan sumber daya hutan sesuai dengan kegiatan pembangunan wilayah sesuai kondisi dan dinamika sosial masyarakat desa hutan.

“Mudah-mudahan ini juga dapat meningkatkan usaha-usaha produktif menuju masyarakat desa hutan mandiri yang mendukung terciptanya hutan lestari,” harap Entis.

Namun ia menilai, untuk mewujudkan harapan-harapan tersebut pihak Perhutani tidak bisa bekerja sendiri, tentunya membutuhkan peran serta aktif dan partisipasi dari berbagai pihak yang berkepentingan. Pihaknya secara terang-terangan menyambut baik atas kesepakatan yang dihasilkan melalui musyawarah ini, yaitu terjalinnya kerjasama antara BPBN, Perhutani, LMDH serta tokoh masyarakat Desa Sukahurip dalam melestarikan serta melakukan pengelolaan yang baik atas sumber daya hutan.

Senada dengan Entis, Ketua LMDH Sukahurip, Ustadz Ubad menyambut baik pula atas inisiatif BPBN dalam upaya melakukan pengelolaan sumber daya hutan di wilayahnya.

Ia mengaku merasa tertarik dengan program-program yang disodorkan, karena ia menilai BPBN memiliki keinginan yang kuat dan tulus dalam upaya pelestarian dan pengembangan potensi sumber daya hutan di wilayahnya, tidak ada keinginan untuk menguasai lahan.

“Kami menyambut baik hal ini, banyak LSM atau Ormas tertentu yang pernah mengajak untuk melakukan pengelolaan hutan, ujung-ujungnya mereka meminta lahan untuk dikuasai, namun tidak dengan BPBN,” aku Ubad. **Red**

Tag
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker