web stats
OlahragaPendidikan

Dispora Gelar Kegiatan Invitasi Olahraga Tradisional Antar SD

Bupati Membuka Kegiatan Invitasi Olahraga Tradisional Antar SD Tingkat Kabupaten Garut

RAKSAGARUTNEWS.COM – TAROGONG KIDUL

Bupati Garut, H. Rudy Gunawan secara resmi membuka kegiatan Invitasi Olahraga Tradisional antar SD/ Sederajat tingkat Kabupaten Garut di Sarana Olahraga (SOR) Bela Diri, Ciateul, Rabu (6/11/2019).

Kegiatan yang mempertemukan siswa-siswi SD se-Kabupaten Garut ini, mempertandingkan lima cabang olahraga tradisional diantaranya, Dogongan, Egrang, Hadang Galah, Sumpitan, serta Tarumpah Panjang/Bakiak.

Dalam sambutan kegiatan yang memperlombakan berbagai permainan olahraga tradisional itu, Bupati Garut menegaskan, olahraga tradisonal merupakan salahsatu budaya yang patut dilestarikan dan dikenalkan kepada anak-anak sejak usia dini.

Dengan digelarnya pertandingan olahraga tradisonal ini, Bupati berharap, dapat menumbuhkan kembali kecintaan anak-anak terhadap budaya di bidang olahraga.

Untuk tahun depan, kata Rudy, Pemkab Garut akan lebih meningkatkan lagi anggaran uang pembinaan sebagai hadiah bagi para juara dalam kegiatan olahraga tradisional ini.

”Untuk saat ini panitia menyediakan hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 18 juta, tahun depan saya akan anggarkan paling tidak Rp. 50 juta,” janji Rudy.

Disela-sela kegiatan pembukaan kegiatan, Bupati juga berkesempatan memberikan santunan secara langsung kepada peserta yang berstatus sebagai anak yatim piatu.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, H. Kuswendi menuturkan, Olahraga Tradisional ini merupakan olahraga warisan leluhur yang perlu dilestarikan.

”Untuk melestarikannya, tentu memerlukan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya dari Pemerintah Kabupaten Garut,” ucapnya.

Berdasarkan hal tersebut, menurut Kadis, Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menyelenggarakan kegiatan Invitasi Olahraga Tradisional ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan antusiasme masyarakat serta membangkitkan minat anak-anak terhadap olahraga tradisional.

“Di era digitalisasi sekarang ini olahraga tradisional seolah sudah terlupakan, oleh karena itu melalui momentum ini, kami berharap olahraga tradisional di Kabupaten Garut dapat bangkit kembali serta mampu bersaing dengan olahraga prestasi lainnya,” harap Kuswendi. **DFR**

Tag
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker