web stats
Sosial, Seni dan Budaya

Deklarasi dan Peresmian Komunitas Budaya Aniji

Kehadiran Komunitas Budaya Aniji Kecamatan Sucinaraja Disambut Baik Semua Pihak

RAKSAGARUTNEWS.COM – SUCINARAJA

Pecinta dan pelestari seni budaya sunda Garut di Desa Linggamukti Kecamatan Sucinaraja Kabupaten Garut yang tergabung dalam suatu wadah yaitu Komunitas Budaya Aniji menggelar Deklarasi dan Peresmian Komunitas Aniji, bertempat di Lapangan Volly, Kampung Tabrik, Dusun 1, Senin (9/12/2019).

Dalam Peresmian tersebut hadir Kepala Desa Linggamukti, Rika Sugiarti, Kapolsek Wanaraja, Kompol Liman, Kasat Bimas Polres Garut, Kompol D. Gunawan , Pamong budaya ahli madya bidang sejarah dari dinas pariwisata dan budaya kabupaten Garut, Warjita, Ketua Paguyuban Pemuda Pemudi Sucinaraja, E.Kusnadi, Ketua Paguyuban Sanghyang Putra Padjajaran, Anton Galuma serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Warjita mewakili Kadisparbud Kabupaten Garut menyampaikan dukungannya terhadap komunitas budaya Aniji. “Keberadaan Komunitas ini tentu kami apresiasi dan dukung sesuai dengan UU N0 5 Tahun 2017 tentang kemajuan kebudayaan,”katanya.Kita memberdayakan komunitas tentunya ke hal- hal positif khusunya untuk perkembangan seni budaya bagi generasi muda,” imbuhnya.

Warjita menjelaskan, perlu di ketahui yang telah di inventarisir lebih dari 30 Komunitas Budaya di kabupaten Garut, itu yang sudah mendapat Surat keputusan (SK).

Untuk komunitas budaya lanjut warjita, di hari jadi Garut biasanya komunitas budaya di pintonkan / di undang dan ditampilkan. Kata dia, mudah-mudahan di hari jadi Garut tahun depan komunitas ini bisa diikutsertakan dan ditampilkan.

Warjita menghimbau, agar Komunitas Aniji bisa menggali kenapa di sebut nama tokoh dan nama gunung Aniji , sehingga menginspirasi dan memberikan sumbangsih bagi warga desa linggamukti.

Komunitas budaya ini kedepannya bisa merojong/ mendorong untuk mewujudkan desa wisata atau terbentuknya desa budaya, desa wisata berbasis budaya. Komunitas Budaya diharapkan akan mendorong terbentuknya Desa wisata, destinasti wisata budaya di Desa sehingga destinasti wisata budaya bisa membawa kemajuan desa.

“Kami dinas pariwisata kabupaten Garut mendukung komunitas budaya aniji,” tegas Warjita.

Sementara itu Kades Linggamukti, Rika Sugiarti menyampaikan, pihaknya  (pemerintah desa) mengapresiasi keberadaan dan peresmian komunitas Budaya Aniji. “Semoga dengan diresmikannya komunitas budaya Aniji dapat membawa dampak positif bagi desa Linggamukti serta memperkuat dan meningkatkan budaya gotong royong serta bisa mengembangkan seni budaya yang ada di linggamukti,” ucapnya.

Deklarasi dan Peresmian Komunitas Budaya Aniji

Kapolsek Wanaraja, Kompol Liman dalam sambutannya menyampaikan hal senada, pihaknya juga mengapresiasi dan menyatakan dukungannya terhadap komunitas budaya Aniji.

“Komunitas ini diharapkan ikut membina generasi muda ke hal-hal yang baik dan positif serta tetap mempertahankan seni budaya di daerah,” kata Kapolsek Wanaraja.

Evan Saepulrohman yang akrab dipanggil Eef, Ketua Komunitas Budaya Aniji mengatakan, Komunitas Budaya Aniji merupakan Gerakan Kearifan lokal mengangkat seni Budaya tradisional daerah yang kini mulai di tinggalkan generasi muda.

“Kami lahir sebagai bentuk kecintaan terhadap seni budaya Sunda khususnya budaya yang ada di daerah kami, soalnya yang melestarikan budaya kita,ya kita sendiri.Cintailah budaya kita sendiri,” ungkapnya.

Acara peresmian komunitas budaya Aniji dimeriahkan oleh pencak silat dari HPS Panglipur daya Guna, Putra Sancang Balebat, Marawis Madrasah Riyadul Khoiriyah, Karinding Awi Cakra , Workshop Seni ukir Dari komunitas Budaya Aniji.

Dalam peresmian tersebut Kasat Bimas Polres Garut, Kompol D.Gunawan didaulat  untuk memotong tumpeng sebagai tanda syukur. **Tadz**

Tag
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker