web stats
Event

Diskominfo Gelar Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Pers

Tagline "Hade Goreng Garut Nu Urang", jadi Penutup Acara Sosialisasi Diskominfo terhadap Insan Pers

RAKSAGARUTNEWS.COM – GARUT

Peran serta pers sangat diharapkan sebagai corong dan sarana komunikasi oleh masyarakat. Demikian dikatakan Wakil bupati Garut, dr. H. Helmi Budiman saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi bagi insan pers yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut dengan mengusung tema “Meningkatkan Peran Pers Dalam Mewujudkan Akselerasi Pembangunan Daerah”. Kegiatan sosialisasi tersebut dilangsungkan 19-20 Desember 2019 di Hotel Redante, Jalan Raya Samarang, Tarogong Kaler, Garut.

“Peran pers sebagai penyampai informasi publik memiliki peranan penting dalam mensosialisasikan setiap kegiatan yang dilakukan instansi pemerintah maupun swasta. Pemerintah dan pers merupakan bagian dari sebuah sinergitas dalam membangun solidaritas untuk kemajuan daerah,” ucap Wabup.

Guna mewujudkan cita-cita akselerasi pembangunan daerah, menurut Helmi, harus melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dan stakeholder, termasuk peran serta Pers.

“Untuk itu, kedepannya diharapkan saling berkomunikasi, berkoordinasi dan berkolaborasi antara pers dan pemerintah, terus ditingkatkan demi kemajuan dan pembangunan kabupaten Garut,” harapnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, pihak Diskominfo menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya, diantaranya Kabid Poldagri Bakesbangpol Garut, Nurdiaman, M.M.Pd dengan materi seputar wawasan kebangsaan, Dr. Agus Sudibjo dari Dewan Pers serta Kasubag Humas Polres Garut, Ipda Muslih Hidayat dan Kapolsek Tarogong Kaler, Ipda Asep mewakili institusi Polres Garut.

Kasubag Humas Polres Garut, Ipda Muslih dan Kapolsek Tarogong Kaler, Ipda Asep menilai, peran serta pers sangat penting di dalam mewujudkan akselerasi pembangunan daerah, hanya di dalam pemberitaannya harus obyektif tidak disertai embel-embel dengan kepentingan tertentu. Ketika isi beritanya sangat penting, sehingga harus segera disampaikan kepada masyarakat.

Menurut H. Muslih Hidayat bahwa Berita terbagi 5 jenis, pertama Straight News jenis berita ini merupakan berita langsung, kedua Depth News jenis berita yang isinya mendalam, ketiga Investigation News merupakan berita yang isinya berdasarkan penyeledikan dan penelitian, lalu yang keempat berita jenis Interpretative News yang merupakan pengembangan dari Straight News dan jenis berita terakhir, kata H. Muslih, yaitu Oponition News berita berdasarkan opini kejadian.

“Disini kita harus profesional didalam pemberitaan,meskipun punya kebebasan didalam pemberitaan tapi kesejahteraan bersama diatas segala-galanya,” ujar H. Muslih.

Komunikasi yang selama ini telah terbangun antara pers dengan Polres Garut, harap H. Muslih, dapat lebih ditingkatkan lagi, sehingga koordinasi guna mencapai sinergi dan akselerasi dalam pembangunan daerah, peranan pers progresnya kian bagus.

Sementara itu Kapolsek Tarogong Kaler, Ipda Asep dalam sambutannya menuturkan, dalam penyajian pemberitaan dari rekan-rekan media, sudah barang tentu berefek pada situasi dan kondisi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Disampaikannya, ketika sajian beritanya positif sudah tentu lingkungan akan menjadi kondusif, namun sebaliknya ketika berita yang diterima masyarakat hal-hal negatif, ini akan berdampak negatif dan terjadi situasi tidak kondusif di lingkungan masyarakat.

Dirinya menegaskan, perlunya keseimbangan dalam pemberitaan, selain detail dan objektif beritakan kondisi lapangan yang memang nyatanya itu perlu dikritisi sesuai dengan fakta yang ada.

“Katakan jelek kalau memang itu adanya, tapi beritakan juga hal yang bagus bila itu memang bagus. Tapi saya mau semua kita sepakat mengatakan, Hade Goreng Garut nu Urang,” tutur Asep.

Kegiatan Sosialisasi Meningkatkan Peran Serta Pers dalam Mewujudkan Akselerasi Pembangunan Daerah tersebut secara resmi ditutup Kabid Pengelolaan Informasi dan Kehumasan Diskominfo, Ricky Rizki darajat, SH, M.Si. Usai menarik kesimpulan dari seluruh rangkaian kegiatan, Kabid membuat sebuah tagline yang dikutip dari kalimat yang disampaikan Ipda Asep dan mengajak seluruh peserta sosialisasi yang terhimpun di dalam wadah Lembaga PWRI, KWRI, HIPWI, HIPSI, AWI, FORWAGAS untuk secara bersama-sama menyerukan “Hade Goreng Garut nu Urang”. **Tadz**

Tag
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker