web stats
Raksa Berbagi

Jadi Soal, Sampah di Desa Parentas Dikelola Karang Taruna

Pemdes Parentas Sediakan Insinerator bagi Karang Taruna untuk Tangani Masalah Sampah

RAKSAGARUTNEWS.COM – TASIKMALAYA

Terletak di atas ketingggian 1.130 Meter di Atas Permukaan Laut (Mdpl), Desa Parentas, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya merupakan sebuah desa yang memiliki kondisi geografis pegunungan dan wilayah kehutanan yang sebagian wilayahnya berada di kawasan Perhutani.

Desa ini kini mulai dikenal dengan keberadaan wisata Curug Ciparay dan Curug Cipada Resi, dan juga memiliki produk unggulan setempat yakni, Kopi Parentas Arabica. Tak hanya itu, kini Desa Parentas mulai dikenal juga dengan pengolahan sampahnya.

Kepala Desa Parentas, Andi Ramdani menuturkan, awalnya permasalahan sampah di desanya belum bisa teratasi, banyaknya sampah terutama sampah plastik yang di buang ke selokan, ke saluran air dan sungai menjadi masalah, yang mengakibatkan tercemarnya lingkungan.

“Kami pemerintah Desa akhirnya mengintruksikan agar sampah-sampah tersebut dikumpulkan, setelah di kumpulkan awalnya kami kebingungan dengan menumpuknya sampah, harus dikemanakan sampah-sampah tersebut,” terangnya.

Lanjut dia, kemudian para pemuda yang aktif di Karang Taruna Sarendeuk mengusulkan agar disediakannya mesin atau alat pengolahan Sampah. Berdasarkan usulan tersebut, akhirnya pemerintah desa bersama para pemuda berkomunikasi dengan Komunitas Raksa Lembur yang bergerak di bidang lingkungan Hidup.

Jadi Soal, Sampah di Desa Parentas Dikelola Karang Taruna
Kepala Desa Parentas, Kecamatan Cigalontang, Tasikmalaya, Andi Ramdani (Pakaian Putih) Saat Menerima Kunjungan Anggota BPBN (Barisan Patriot Bela Negara) DPW 2 Garut

“Setelah kajian dan komunikasi kemudian untuk mengatasi masalah sampah tersebut, kita bekerja sama dengan “Bank Sampah Berkah” ucap Andi, Rabu (4/12/2019).

Disampaikannya, Masalah sampah plastik dan sampah rumah tangga di wilayah Desa Parentas, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya ini kini mulai di benahi beberapa pemuda yang aktif di Karang Taruna Desa, dengan disupport oleh Pemerintah Desa.

“Pemerintah desa memfasilitasi para pemuda dengan pengadaan mesin/alat Insinerator pembakaran sampah, alat pengolahan sampah ini atas inisiatif para pemuda,” ujarnya.

Menurut Andi, sejak dua bulan lalu Mesin atau alat inserator pembakaran sampah telah ada dan di fungsikan di Dusun Sumur kampung Ciguntur, dan sebagai pengelolanya adalah para pemuda dari karang taruna.

“Hasil pengolahan sampah yang tercatat di kami dari 3 Kol Bak sampah setelah di proses di alat inserator dari 3 Kol Bak sampah tersebut menjadi sekitar 25 Kilogram dalam bentuk Abu, dan abu hasil pengolahan sampah tersebut di manfaatkan untuk campuran pembuatan bahan pupuk organik,” pungkasnya. (**)

Tag
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker