web stats
KesehatanRaksa Berbagi

Kisah Tiara, Balita Asal Wanaraja Penderita Gizi Buruk

Dirawat Intensif di RSUD dr. Slamet, Tiara Penderita Gizi Buruk Butuh Perhatian Berbagai Pihak

RAKSAGARUTNEWS.COM – GARUT

Balita berusia 2 tahunan asal Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, tergolek lemah di ruang Puspa atas RSUD Dr. Slamet Garut, Sabtu (14/12/2019).

Balita perempuan yang diberi nama Tiara Sri Mulyani itu berbeda dengan bayi seusianya, tubuhnya kurus.

Berdasarkan penuturan keluarga yang turut mendampingi perawatan, Tiara yang lahir pada 11 Februari 2017 lalu, anak dari pasangan Deden Sadar Mulyana – Ina itu mengidap gizi buruk sejak lahir dan telah menjalani pengobatan dari sebelumnya.

Balita mungil asal Kampung Tajursela RT 03 RW 03, Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja itu kini sedang mendapatkan perawatan intensif. Dikarenakan akhir-akhir ini kondisinya kembali drop, menurut Hera, sehingga mengharuskannya menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Slamet Garut.

Diketahui, Tiara yang berasal dari Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja ini ditinggal Ibu kandungnya meninggal di usianya yang baru menginjak empat bulan. Dikarenakan ayahnya menikah kembali dengan Nining Warga Kampung Tajursela, Desa Sukamenak, dengan serta merta Tiara pun turut ayahnya tinggal di Kampung Tajursela Desa Sukamenak bersama ibu tirinya.

“Tiara Sri Mulyani tinggal di Kp. Tajursela Desa Sukamenak baru 3 Bulan,“ tutur pihak keluarga.

Sementara itu, Hera yang merupakan bibi dari Tiara mengungkapkan, hasil medis menerangkan bahwa Tiara mengalami gizi buruk yang diakibatkan dari efek samping obat yang dikonsumsi ketika masih di dalam kandungan.

Pasalnya, menurut Hera, di tengah kondisi mengandung ibunya mengalami penyakit komplikasi lambung dan mengharuskannya mengkonsumsi obat secara rutin, efek obat tersebut berdampak pada kondisi yang di alami Tiara saat ini.

Mengetahui hal ini, Pemdes Sukamenak dengan sigap langsung memberikan bantuan pengobatan bagi Tiara dan memeriksakannya ke Puskesmas terdekat, sampai akhirnya mengantarkan Tiara menjalani perawatan di RSUD.

Kepala Desa Sukamenak, Kusmana saat di konfirmasi melalui sambungan telepon mengungkapkan, kejadian ini sudah ditanganinya sejak awal-awal Tiara menjadi warga Desa Sukamenak, Pemdes Sukamenak beserta unsur PKK sudah membawanya ke Puskesmas terdekat dan Rumah Sakit.

“Dan untuk saat ini, kami pun siap mengawal dan memberikan bantuan dalam proses penanganan medis untuk Tiara,” jelas Kusmana.

Nining, Ibu tiri yang saat ini merawat Tiara berharap, pemerintah bisa membantu sepenuhnya dalam hal pembiayaan pengobatan bagi Tiara.

Untuk rawat inap biaya perawatannya ditanggung Pemerintah melalui program KIS, namun yang menjadi beban keluarga itu ketika Stok Obat di Apotek Rsud tidak ada, maka harus membeli obat di luar yang biayanya tidak sedikit.

“Karena dengan berbagai keterbatasan, kami pun entah harus bagaimana lagi kalau misalkan di apotek stok obat habis, saya harus beli obat di apotek luar yang harganya tidak murah,” harap Nining. (***)

Tag
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker