web stats
Aneka Peristiwa

Ini Tanggapan Ma’mun Perihal Isu Penolakan Potongan Baznas

Ketua PGRI Banyuresmi: Bukan Menolak Payroll System Baznas, Kami Hanya Minta Penangguhan

RAKSAGARUTNEWS.COM – GARUT

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Banyuresmi yang juga sebagai pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Ma’mun angkat bicara perihal pemberitaan adanya pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, yang menyatakan penolakan Payroll System saat melaksanakan kegiatan optimalisasi Zakat Infaq Sodakoh (ZIS) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut di gedung Islamic Center, Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Kamis (16/01/2020) kemarin lalu.

Ma’mun membenarkan adanya lontaran keberatan saat menyampaikan pendapat di dalam rapat tersebut. Dia mengatakan bahwa kedatangannya itu sebagai ketua PGRI Banyuresmi mewakili anggota bukan sebagai pejabat Disdik.

“Wajar dan lumrah dalam suatu musyawarah atau rapat peserta menyampaikan pendapatnya, begitu juga saya menyampaikan pendapat, apalagi yang saya sampaikan berdasarkan aspirasi dari para anggota. Bukan berarti menolak apalagi menentang program payroll system Baznas Garut, kami menilai pemotongan tersebut terlalu dini,” ujarnya, Jum’at (17/1/2020).

“Kami itu hanya meminta adanya penangguhan untuk pemotongan langsung para Guru SD dan SMP, di tanggal 2 Febuari 2020,” imbuhnya.

Menurut Ma’mun, optimalkan dulu yang sudah berjalan yaitu dari pemotongan para Korwil dan Kepala Sekolah jalankan dulu itu dan bangun trust yang kuat. Menurutnya, kalau itu sudah berjalan dan terbentuk kepercayaan dimata para guru, Insha Alloh para guru sendirinya akan membayar ZIS.

“Saya yakin Baznas mengadakan program tersebut untuk kebaikan umat, tapi tolong perhatikan keluhan kami. Kita ambil contoh ada anggota kami hanya golongan rendah, suaminya hanya bekerja serabutan belum ada cicilan kesana kemari, kasihan kalau seandainya dipotong,” ucapnya.

Ma’mun berharap ada suatu pemahaman dari pihak Baznas, Insya Alloh jika sudah terjalin trust yang baik dengan sendirinya para guru akan membayar ZIS.

“Sekali lagi saya tegaskan, saya bukan arogansi apalagi memprovokasi yang lain. Saya hanya menyampaikan pendapat mohon ditangguhkan pemotongan gaji guru dan mohon ada kajian ulang, kasihan para guru,” pungkasnya. **Tadz**

Tag
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker