web stats
AgamaPendidikan

Santri Kelas XII Persis Bentar Ikuti Program Pengabdian UPKJ

108 Santri Kelas XII PPI 19 Bentar Mengikuti UPKJ ke Ciamis dan Pangandaran

RAKSAGARUTNEWS.COM – GARUT

Sebanyak 108 santri kelas 3 Mua’limin, baik RG (Rijalul Ghad/Santri Laki-laki) dan UG (Ummahatul Ghad/Santri Perempuan) Pesantren Persatuan Islam 19 Bentar Garut Kota mengikuti Ujian Praktek Khidmat Jami’ah (UPKJ) ke Ciamis dan Pangandaran selama 2 minggu mulai dari 16-30 Januari 2020.

Tenaga pengajar di PPI 19 Bentar, Ustadz Daden mengatakan di PPI 19 BentarĀ  itu ada 2 program pengabdian , yakni PLKJ (Program Latihan Khidmat Jam’iyyah) dan UPKJ (Ujian Praktek Khidmat Jam’iyyah).

“Kalau PLKJ itu program pengabdian PPI Bentar untuk santri kelas XI (tingkat mu’limin kelas 2-red) di setiap bulan Ramadhan yang menyebar ke DKM-DKM dan UPKJ itu program pesantren bagian dari ujian akhir untuk kelas XII (tingkat Mu’alimin kelas 3),” katanya.

Adapun UPKJ kali ini, dikatakan Ustadz Daden, para santri di tempatkan di 8 titik di 4 kecamatan, 3 kecamatan di Kabupaten Ciamis dan 1 kecamatan di Kabupaten Pangandaran.

Santri Kelas XII Persis Bentar Ikuti Program Pengabdian UPKJ

“Mereka disana akan menerapkan dan mengamalkan ilmu yang telah didapat di PPI 19 Bentar, mereka belajar mengajar mulai di tingkat PAUD sampai dengan tingkat Tsanawiyah dan mereka juga berbaur berinteraksi dengan masyarakat dengan mengisi pengajian, bakti sosial dan kegiatan lainnya,” ucap Ustadz Daden, Kamis (16/1/2020).

Maksud dan tujuan program PLKJ dan UPKJ dilaksanakan, menurut Ustadz Daden yaitu untuk pembentukan karakter para santri, yang nantinya apabila terjun ke masyarakat menjadi orang yang berguna dan bermanfaat bagi semua.

“Para santri belajar untuk mengamalkan ilmu yang telah didapat di pesantren baik di program PLKJ maupun UPKJ, sehingga mereka nantinya menjadi da’i-da’i baik di mimbar maupun di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya.

Ustadz Danden berharap dengan diadakannya program UPKJ dan PLKJ bisa membentuk karakter santri yang berahlaqul karimah dan bisa menjadi suri teladan bagi yang lain.

“Para santri semoga nantinya menjadi da’i yang handal, bisa menyampaikan yang haq itu haq dan yang bathil itu bathil,” pungkasnya. **Tadz**

Tag
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker