web stats
Aneka Peristiwa

Bupati Garut: Peran Serta NU Begitu Besar bagi Garut

Bupati Garut, Rudy Gunawan: Keberadaan NU Sangat Berperan dalam Membangun Garut

RAKSAGARUTNEWS.COM – GARUT

Bupati Garut, H. Rudy Gunawan menghadiri dan sekaligus membuka Konferensi Cabang (Konfercab) NU Garut ke-IX yang dilaksanakan di Alun-alun Bayongbong Garut,Sabtu (01/2/2020). Dalam sambutannya Bupati Garut mengatakan Keberadaan NU sangat berperan didalam membangun Garut.

“Kami merasakan betul bahwa tugas kami terasa ringan karena ada ketokohan, kearifan dan kebijakan dari tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama yang ada di Kabupaten Garut, terutama Pimpinan NU, MUI, pimpinan pondok pesantren dan juga tokoh-tokoh ulama lainnya. Ketokohan dan kearifan para tokoh agama sangat terasa tatkala pada tahun politik 2018-2019, Garut dapat melaksanakan Pilkada dan Pilpres secara aman dan damai,” katanya.

Bupati mengatakan, NU di bawah pimpinan Ceng Mimin dan Ceng Wahid dari pesantren Assaadah dan Fauzan ini sangat luar biasa dukungannya kepada pemerintah Kabupaten Garut saat kepemimpinannya di periode pertama.

“Tentu kalau beliau-beliau berkehendak kembali Pemkab Garut sangat mendukungnya karena mereka sudah teruji dalam memberikan rasa aman dan damai di kabupaten Garut, Rudy berharap, NU menjadi bagian yang penting dalam menyelesaikan permasalahan Alhlakul Kharimah,” ujarnya.

Sementara berkenaan dengan Konferensi Cabang NU, Ketua Tanfidiyah PC NU Kabupaten Garut, KH. Drs. Atjeng Abdul Wahid mengatakan, konferensi merupakan sesuatau yang wajib dilaksanakan setiap 5 tahun sekali.

“Sudah menjadi keharusan bagi kami untuk melaksanakan Konferensi, ini wujud dari demokrasi,”katanya. Masalah nanti, apakah yang lama jadi lagi ataupun yang baru, yang jelas setiap lima tahun wajib melaksanakan,” imbuhnya.

Hal yang sama disampaikan Ceng Hilman ketua panitia Konferensi Muscab NU Garut dan Harlah NU ke-94, Ceng Hilman mengatakan, pelaksanaan Konfercab dilaksanakan bersamaan dengan Harlah NU.

“Supaya agendanya bisa satu, dua kegiatan dalam satu rangkaian kami laksanakan saja Konfercab dan harlah. Tujuannya pertama memilih ketua NU yang baru atau menetapkan yang lama. Kedua, bahwa kami bersyukur kepada Allah karena kami menjadi warga nahdiyin yang didirikan oleh para ulama dengan berbagai macam pengorbanan dan kami berada di rumah yang telah didirikan oleh para wali para ulama itu, maka kami bersyukur dengan harlah ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT,” tuturnya.

Sambung Ceng Hilman, untuk yang hadir hari ini terdiri dari seluruh perwakilan se-Kabupaten Garut. Menurut Ceng Hilman, lima orang per-kecamatan yang berarti dari jumlah 42 kecamatan sekitar 210 menjadi peserta resmi.

“Kemudian ada peserta sebagai peninjau-peninjau itu dari banom, dan dari lembaga pondok pesantren, nah kegiatannya selain memilih ketua juga nanti ada hasil dari konfercab yaitu, rekomendasi dan dana rekomendasi. Ini nanti ada yang sifatnya eksternal, rekomendasi eksternal itu rekomendasi kepada pemerintah, kepada instansi swasta, NU bukan hanya dalam disisi aqidah saja bergerak, tapi dalam sisi lainpun, baik sisi sosial maupun ekonomi,” pungkas Aceng Hilaman.

Sementara itu, kami mendapat laporan hasil Konfercab NU ke-IX, bahwa KH. Drs. Aceng Abdul Wahid terpilih kembali menjadi Ketua Tanfidiyah NU dan KH. Rd. Amin Muhyidin Maolani (Aceng Mimin-red) terpilih kembali menjadi Rois Syuriah NU Cabang Garut periode 2020-2025. **Tadz**

Tag
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker