web stats
Kesehatan

Puskesmas Cibiuk Optimis Realisasikan Program Pengembangan BLUD

Program Pengembangan BLUD, Rencana Kedepan Puskesmas Cibiuk

RAKSAGARUTNEWS.COM – CIBIUK

Kepala Puskesmas Cibiuk Kabupaten Garut Jawa Barat, Ujang Darsono, S.Kep.Ners.,M.Si dengan  mengacu kepada hasil akreditasi Puskesmas Cibiuk yang terakreditasi Madya, serta Indek Kepuasan Masyarakat (IKM),  dan Survey Kepuasan Mayarakat (SKM) berkatagori baik, maka kedepannya optimis Program Pengembangan Puskesmas sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Cibiuk akan lebih meningkatkan mutu pelayanan yang berkualitas.

Program Pengembangan BLUD, Rencana Kedepan Puskesmas Cibiuk
Ujang Darsono, S.Kep.Ners.,M.Si., Kepala Puskesmas Cibiuk.

“Di Puskesmas Cibiuk mutu pelayanan yang berkualitas menjadi prioritas utama. Mutu pelayanan kita melihat dari kebutuhan, harapan para pelanggan yang menggunakan Paskes Puskesmas Cibiuk,” kata Ujang Darsono.

Salahsatunya, ujar Darsono,  Puskesmas Cibiuk telah meraih akreditasi Madya, serta hasil penilaian semester II 2019 kemarin, seperti Indek Kepuasan Masyarakat (IKM),  dan Survey Kepuasan Mayarakat (SKM). Alhamdulillah, ucapnya,  Puskesmas Cibiuk mutu pelayanannya dinyatakan oleh tim penilai,  katagorinya sudah baik.

“Nanti pada tahun ini (2020) per enam bulan sekali, kita evaluasi dan monitoring lagi, serta nilai kembali IKM dan SKM-nya,” ujar Kapus Cibiuk.

Hingga saat ini, katanya, pelayanan di Puskesmas Cibiuk berjalan dengan lancar. Kami laksanakan sesuai dengan aturan-aturan yang mengacu kepada Permendagri Tahun 2019, Perbub, dan Permenkes yang teritegrasi sebagai acuan untuk lebih memudahkan, lebih melancarkan, lebih efektif, serta lebih efesien, dan produktif.

“Sementara ini pendapatan BLUD baru dari pelayanan, kapitasi, serta dana bantuan operasional puskesmas. Soalnya kita belum mengadakan nota kesepakatan (MoU) dengan pihak lain, atau investor,” ungkap Darsono.

Dikatakannya, untuk memenuhi tuntutan kebutuhan konsumen, yakni masyarakat akan layanan kesehatan yang lengkap, maka ke depannya kita akan melakukan bisnis berupa penyediaan barang atau jasa yang dijual tanpa mencari keuntungan dengan tujuannya tetap memenuhi kebutuhan dan harapan. Salahsatunya dengan pemeriksaan penunjang, contohnya kita butuh untuk menegakan diagnosa misalnya pengadaan rontgen.

“Yang mana selama ini kita perlu rontgen ke Limbangan, maupun ke Garut. Satu saat kita bisa mengadakan Memorandum of Understanding, atau MoU dengan investor. Setelah kita siapkan, baik bangunannya, maupun tenaga ahlinya,” tutur Darsono.

Selain itu, imbuhnya, kita kedepannya akan bekerja sama dengan pihak ketiga (kso) mendirikan apotek umum 24 jam guna mengantisifasi kebutuhan obat tertentu yang tidak tersedia di sini untuk menangani pasien darurat. Mungkin ada obat-obat lain yang kita butuhkan. Oleh karena itu, kedepannya kita bisa bikin apotek dengan tujuannya biar kalau tidak ada obat untuk pasien di Puskesmas ini, bisa ditangani di apotek yang telah tersedia.

“Untuk sementara ini kita belum ke arah sana. Namun kedepannya, bisa saja,” ucap Kapus Cibiuk yang baru 4 bulan bertugas di Puskesmas tersebut. Darma.

Tag
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker